Log on:
Powered by Elgg

Muhammad Anshary :: Blog

May 02, 2010

Tak ada yang menduga nenek-nenek yang hidup sederhana itu saat meninggal dalam usia 100 tahun, Januari lalu, mewariskan saham senilai USD 7 juta (setara 63 milar rupiah). Grace Groner, perempuan yang hidup sendiri sampai meninggal itu memang orang berpunya dan mulia dibalik kesederhanaannya, Orang menjulukinya "Amazing Grace". 

Dia tinggal di rumah satu kamar di Lake Forest, Chicago. Belanja baju sebatas yang dia perlu, pun ketika ada obral. Pergi jalan kaki atau naik kendaraaan umum, tak punya mobil. "Dia tidak pernah tertarik untuk membeli barang yang dibeli teman-temannya meskipun sesungguhnya bisa" kata William Marlatt, pengacara sekaligus temannya sejak lama. 

Groner pernah 43 tahun menjadi sekretaris di Abott Laboratories. Sejak lama ia sering menyumbang dana beasiswa kepada alma maternya, Lake Forest College. Ia selalu bilang akan menyumbang lebih banyak kalau sudah meninggal. Tapi tak ada yang menyangka jumlahnya akan sebegitu besar.

Uang USD 7 juta merupakan akumulasi nilai saham yang dia beli sejak tahun 1935 senilai USD 180. Setiap keuntungan dia investasikan lagi hingga mencapai jumlah itu. Dengan uang itu, Groner akan membantu sekitar 1.300 mahasiswa menempuh praktik magang dan studi lanjutan di luar negeri. Selain uang, Groner juga mewariskan rumahnya untuk ditempati peraih beasiswa.


Keywords: dermawan, giving

Posted by Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

September 25, 2008

Apa yang kita alami demi teman kadang melelahkan dan menjengkelkan,tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang. Seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman. Suka dan duka,dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan,dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengantujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apaadanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulahkita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan danmewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egois.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal yang sering menjadi penghancur persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidak setiaan.

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

DALAM MASA KEJAYAAN, TEMAN-TEMAN MENGENAL KITA.
DALAM KESENGSARAAN, KITA MENGENAL TEMAN-TEMAN KITA.

Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda? Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai? Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan? Merekalah sahabat-sahabat anda. Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.

 

Keywords: friend, friendship, persahabatan, sahabat, teman

Posted by Zachri B. Kumoring | 2 comment(s)