MisbaH :: Blog

June 26, 2010

Mendermakan harta ke arah kebaikan
2:261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (Pengertian menafkahkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain) adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
9: 111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar

2:195. Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini (S. 2: 195) turun berkenaan dengan hukum nafkah.
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari yang bersumber dari Hudzaifah.)

Dalam riwayat lain dikemukakan peristiwa sebagai berikut: Ketika Islam telah berjaya dan berlimpah pengikutnya, kaum Anshar berbisik kepada sesamanya: "Harta kita telah habis, dan Allah telah menjayakan Islam. Bagaimana sekiranya kita membangun dan memperbaiki ekonomi kembali?" Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 195) sebagai teguran kepada mereka, jangan menjerumuskan diri pada "tahlukah" (meninggalkan kewajiban fi sabilillah dan berusaha menumpuk-numpuk harta)
(Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Hibban, al-Hakim dan yang lainnya yang bersumber dari Abi Ayub al-Anshari. Menurut Tirmidzi hadits ini shahih.)

Menurut riwayat lain, tersebutlah seseorang yang menganggap bahwa Allah tidak akan mengampuni dosa yang pernah dilakukannya. Maka turunlah "Wala tulqui biaidikum ilat-tahlukah."
(Diriwayatkan oleh at-Thabarani dengan sanad yang shahih dan kuat, yang bersumber dari Jabir an-Nu'man bin Basyir. Hadits ini diperkuat oleh al-Hakim yang bersumber dari al-Barra.)

2:245. Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Tidak ada satu hari pun yang dijelang umat manusia, kecuali setiap pagi ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari malaikat itu berkata: "Ya Allah, berilah ganti yang berlipat ganda kepada orang yang telah menyedekahkan hartanya." Sedang yang satu lagi berkata: "Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang tidak mau bersedekah (pada hari ini)." (HR. Bukhari dan Muslim).
Sahabat Abi Hurairah ra juga berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: Allah swt telah berfirman: "Wahai hamba-Ku, bersedekahlah, tentu Aku akan memberimu balasan rizki yang melimpah." Selanjutya Rasulullah saw bersabda: "Kekuasaan Allah adalah sangat besar, hingga tidak terbandingi oleh sedekah para dermawan yang mendermakan hartanya sepanjang hari. Bahkan kalian tahu bahwa harta yang didermakan sejak diciptakannya langit dan bumi sama sekali tidak akan membandingi rizki yang berada dalam kekuasaan Allah. Arsy Allah berada di atas air, sedang di tangan-Nya (dalam kekuasaan-Nya) terdapat timbangan, yang bisa naik dan turun." (HR. Bukhari dan Muslim).
Sahabat Ibnu Mas'ud ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Siapakah di antara kamu yang lebih mencintai harta keluarganya daripada hartanya sendiri?" Jawab para sahabat: "Tidak ada seorang pun di antara kami yang lebih mencintai harta keluarga daripada hartanya sendiri." Lalu Rasu-lullah saw bersabda: "Sesungguhnya hakikat harta yang milik sendiri adalah harta yang diinfakkan ke jalan Allah, sedangkan harta yang tersisa (belum diinfakkan) adalah harta milik keluarga (ahli waris)." (HR. Bukhari dan Muslim).
Sahabat Ibnu Mas'ud ra berkata, bahwa Nabi saw telah bersabda: "Tidak ada yang patut diirikan kecuali dua orang: Orang yang diberi Allah harta kekayaan, kemudian ditasarufkan kepada jalan kebenaran. Dan orang yang diberi ilmu pengetahuan, kemudian dia mengamalkan serta mengajarkannya." Dalam riwayat lain ditegaskan: "Tidak ada yang patut diirikan kecuali dua orang: Orang yang diberi Allah pengetahuan tentang Al-Qur'an, kemudian mengamalkannya sepanjang siang dan malam. Dan orang yang diberi Allah harta kekayaan, kemudian menasarufkannya ke jalan kebaikan sepanjang siang dan malam." (HR. Bukhari dan Muslim).
Imam Ahmad, Muslim dan Nasai mengetengahkan sebuah riwayat, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Sedekah sama sekali tidak akan mengurangi harta seseorang. Dengan sedekah Allah akan menambah ampunan dan kemuliaan se-seorang. Tidak ada seseorang pun yang merendahkan diri karena Allah, kecuali Allah akan mengangkat derajatnya."
Imam Abu Dawud dan Hakim mengetengahkan sebuah riwayat, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: "Jauhilah sifat kikir yang berlebihan. Sebab kehancuran yang dialami oleh orang-orang sebelummu adalah akibat kikir yang berlebihan. Dia memerintahkan kepada orang banyak berbuat bakhil, kemudian mereka pun bakhil. Dia memerintahkan kepad

Keywords: Sedekah

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 25, 2010

[49:9] Dan jika ada dua
golongan dari orang-orang
mukmin berperang maka
damaikanlah antara
keduanya. Jika salah satu
dari kedua golongan itu
berbuat aniaya terhadap
golongan yang lain maka
perangilah golongan yang
berbuat aniaya itu sehingga
golongan itu kembali kepada
perintah Allah; jika golongan
itu telah kembali (kepada
perintah Allah), maka
damaikanlah antara
keduanya dengan adil dan
berlaku adillah.
Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang
berlaku adil.
[10] Sesungguhnya orang-
orang mukmin adalah
bersaudara karena itu
damaikanlah antara kedua
saudaramu dan bertakwalah
kepada Allah supaya kamu
mendapat rahmat.


Hadis riwayat Abu Hurairah
ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda:
Ada lima kewajiban bagi
seorang muslim terhadap
saudaranya yang muslim;
menjawab salam, mendoakan
orang yang bersin,
memenuhi undangan,
menjenguk orang sakit dan
mengiring jenazah


Hadis riwayat Anas bin Malik
ra., ia berkata:
Nabi saw. bersabda: Salah
satu di antara kalian tidak
beriman sebelum ia
mencintai saudaranya (atau
beliau bersabda:
tetangganya) seperti
mencintai diri sendiri


Hadis riwayat Anas bin Malik
ra.:
Bahwa Rasulullah saw.
bersabda: Janganlah kamu
saling membenci, saling
mendengki dan saling
bermusuhan, tetapi jadilah
kamu hamba-hamba Allah
yang bersaudara. Tidak halal
seorang muslim mendiamkan
(tidak menyapa) saudaranya
lebih dari tiga hari


Hadis riwayat Abu Ayyub Al-
Anshari ra.:
Sesungguhnya Rasulullah
saw. bersabda: Tidak halal
seorang muslim mendiamkan
(tidak mau menyapa)
saudaranya lebih dari tiga
malam di mana keduanya
bertemu lalu yang ini
berpaling dan yang itu
berpaling. Yang terbaik di
antara keduanya ialah orang
yang memulai mengucapkan
salam


Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa Rasulullah saw.
bersabda: Seorang muslim
itu adalah saudara muslim
lainnya, dia tidak boleh
menzaliminya dan
menghinakannya. Barang
siapa yang membantu
keperluan saudaranya, maka
Allah akan memenuhi
keperluannya. Barang siapa
yang melapangkan satu
kesusahan seorang muslim,
maka Allah akan
melapangkan satu
kesusahan di antara
kesusahan-kesusahan hari
kiamat nanti. Dan barang
siapa yang menutupi aib
seorang muslim, maka Allah
akan menutupi aibnya pada
hari kiamat


Hadis riwayat Jabir bin
Abdullah ra., ia berkata:
Dua orang pemuda, yang
satu dari golongan Muhajirin
dan yang lain dari kaum
Ansar, saling berbaku-
hantam. Seorang dari kaum
Muhajirin berteriak: Wahai
kaum Muhajirin! Dan seorang
dari Ansar juga berteriak:
Wahai orang-orang Ansar!
Kemudian keluarlah
Rasulullah saw. dan berkata:
Ada apa ini? Kenapa harus
berteriak dengan seruan
jahiliah? Mereka menjawab:
Tidak ada apa-apa wahai
Rasulullah! Kecuali ada dua
pemuda yang berkelahi
sehingga seorang dari
keduanya memukul tengkuk
yang lain. Rasulullah saw.
bersabda: Kalau demikian,
tidak apa-apa! Tapi
hendaklah seseorang itu
menolong saudaranya yang
lain baik yang zalim maupun
yang dizalimi. Kalau ia
berbuat kezaliman hendaklah
dicegah karena begitulah
cara memberikan
pertolongan kepadanya dan
apabila dizalimi maka
hendaklah ia membelanya


Hadis riwayat Abu Bakrah
ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah
saw. bersabda: Apabila dua
orang muslim saling
bertarung dengan
menghunus pedang mereka,
maka pembunuh dan yang
terbunuh, keduanya akan
masuk neraka. Aku (Abu
Bakrah) bertanya atau beliau
ditanya: Wahai Rasulullah,
kalau yang membunuh itu
sudah jelas berdosa, tetapi
bagaimana dengan yang
terbunuh? Beliau menjawab:
Karena sesungguhnya ia juga
ingin membunuh saudaranya


Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa Rasulullah saw.
bersabda: Seorang muslim
itu adalah saudara muslim
lainnya, dia tidak boleh
menzaliminya dan
menghinakannya. Barang
siapa yang membantu
keperluan saudaranya, maka
Allah akan memenuhi
keperluannya. Barang siapa
yang melapangkan satu
kesusahan seorang muslim,
maka Allah akan
melapangkan satu
kesusahan di antara
kesusahan-kesusahan hari
kiamat nanti. Dan barang
siapa yang menutupi aib
seorang muslim, maka Allah
akan menutupi aibnya pada
hari kiamat


Hadis riwayat Jabir bin
Abdullah ra., ia berkata:
Dua orang pemuda, yang
satu dari golongan Muhajirin
dan yang lain dari kaum
Ansar, saling berbaku-
hantam. Seorang dari kaum
Muhajirin berteriak: Wahai
kaum Muhajirin! Dan seorang
dari Ansar juga berteriak:
Wahai orang-orang Ansar!
Kemudian keluarlah
Rasulullah saw. dan berkata:
Ada apa ini? Kenapa harus
berteriak dengan seruan
jahiliah? Mereka menjawab:
Tidak ada apa-apa wahai
Rasulullah! Kecuali ada dua
pemuda yang berkelahi
sehingga seorang dari
keduanya memukul tengkuk
yang lain. Rasulullah saw.
bersabda: Kalau demikian,
tidak apa-apa! Tapi
hendaklah seseorang itu
menolong saudaranya yang
lain baik yang zalim maupun
yang dizalimi. Kalau ia
berbuat kezaliman hendaklah
dicegah karena begitulah
cara memberikan
pertolongan kepadanya dan
apabila dizalimi maka
hendaklah ia membelanya


Hadis riwayat Anas bin Malik
ra.:
Bahwa Rasulullah saw.
bersabda: Janganlah kamu
saling membenci, saling
mendengki dan saling
bermusuhan, tetapi jadilah
kamu hamba-hamba Allah
yang bersaudara. Tidak halal
seorang muslim mendiamkan
(tidak menyapa) saudaranya
lebih dari tiga hari


Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa Rasulullah saw.
bersabda: Seorang muslim
itu adalah saudara muslim
lainnya, dia tidak boleh
menzaliminya dan
menghinakannya. Barang
siapa yang memb

Keywords: Hak

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 23, 2010

As, my dear...saya empaty pd pengurus Popti yg sedang jihad mmbantu klangsungn hidup anak2 thalasemia sdg operasi angkat Limpa (konon mnurut para medis bukan pnyembuhan akan ttapi pilihn diantra trburuk, al: Anggi Tarkid, Rudi Cilawu, Jajang ci Peundeuy dan Aldi Jajang ti Wanaraja, mohon bantu doa restu mentemen untuk kelancaran, dan kesembuhan mereka, laa syifaan illa syifaullah syifaun laayughadiru saqaman... amin

Keywords: Operasi

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 16, 2010

Alhamdulillah...Trimakasih ya Allah Engkau karuniakan berbagai rahmat dan Engkau limpahkan keberkahan nikmat, hingga saat ini hidup terasa indah, saat itu 16 Juni 1986 (24 tahun) kami di depan penghulu mengucapkan aqdu nikah yang disaksikan oleh kedua belah pihak keluarga besar kami, karib kerabat, tetangga, teman jauh dekat pada datang menyambut dan menyalami dgn ucapan selamat serta doa restu Barakallahu lana...

Keywords: Ultah

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 12, 2010

Sesama Muslim adalah saudara, tidak menganiaya, mengecewakannya dan menghinanya. Sudah termasuk kejahatan bila ia menghina saudaranya. Setiap muslim haram baik darahnya hartanya dan kehormatannya." Barangsiapa menyengsarakan seorang muslim Allah akan menyengsarakan dirinya dan barangsiapa menyusahkannya, Allah akan menimpakan kesusahan kepadanya.

Keywords: Hak

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 11, 2010

As, my dear salah satu rukun iman adalah percaya takdir Allah yang baik dan buruk. Bila tidak percaya termasuk kufur. Barangsiapa ridho terhadap takdir Allah, maka takdir itu tetap berlaku atasnya dan ia mendapatkan pahala-Nya. Dan barangsiapa yang tidak ridho terhadap takdir-Nya, maka takdir itu pun tetap berlaku atasnya dan terhapuslah pahalanya. (Ali bin Abi Thalib)

Keywords: Takdir

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 10, 2010

As, Para dermawan Ota dan mentemen yth. Sesuai dg niat ikhlas bapak/ibu mentemen untuk menyangoni Ananda Darussalam pada tiap bulan per tanggal 10 karna masih pada sekolah jadi pembagianya menjadi Minggu yg jatuh pd 13 juni. Bagi para OTA masih ada kesempatan transfer atw datang langsung, Allahumma shalli alaik amin

Keywords: Ota

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 08, 2010

"Barangsiapa melepaskan kesusahan seorang muslim dari kesusahan dunia, Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat; barangsiapa memudahkan seorang yang mendapat kesusahan, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat; dan barangsiapa menurutpi (aib) seorang muslim, Allah akan menutupi (aibnya) di dunia dan Akhirat; dan Allah selalu akan menolong hambanya selama ia menolong saudaranya."

Keywords: Menolong

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 07, 2010

As my dear doa Nabi juga untuk kita ."Ya
Allah, nyalakan dalam hatiku
suatu cahaya, pada
pandanganku suatu cahaya,
dari arah kananku suatu
cahaya, dari arah kiriku
suatu cahaya, di atasku
suatu cahaya, di belakangku
suatu cahaya, dan di
depanku suatu cahaya, di
belakangku suatu cahaya,
dan limpahkanlah cahaya
kepadaku"
amin

Keywords: Nur

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

June 06, 2010

Ya Allah perbaikilah agamaku karena ia merupakan pangkal urusanku perbaikilah duniaku karena ia merupakan penghidupanku perbaikilah akhiratku karena ia merupakan tempat kembaliku dan jadikanlah hidup sebagai kesempatan untuk menambah setiap kebaikanku dan jadikanlah mati sebagai pelepas diriku dari setiap kejahatan

Keywords: Doa

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

<< Back Next >>