Log on:
Powered by Elgg

Ria Triadi :: Blog

May 02, 2010

Tak ada yang menduga nenek-nenek yang hidup sederhana itu saat meninggal dalam usia 100 tahun, Januari lalu, mewariskan saham senilai USD 7 juta (setara 63 milar rupiah). Grace Groner, perempuan yang hidup sendiri sampai meninggal itu memang orang berpunya dan mulia dibalik kesederhanaannya, Orang menjulukinya "Amazing Grace". 

Dia tinggal di rumah satu kamar di Lake Forest, Chicago. Belanja baju sebatas yang dia perlu, pun ketika ada obral. Pergi jalan kaki atau naik kendaraaan umum, tak punya mobil. "Dia tidak pernah tertarik untuk membeli barang yang dibeli teman-temannya meskipun sesungguhnya bisa" kata William Marlatt, pengacara sekaligus temannya sejak lama. 

Groner pernah 43 tahun menjadi sekretaris di Abott Laboratories. Sejak lama ia sering menyumbang dana beasiswa kepada alma maternya, Lake Forest College. Ia selalu bilang akan menyumbang lebih banyak kalau sudah meninggal. Tapi tak ada yang menyangka jumlahnya akan sebegitu besar.

Uang USD 7 juta merupakan akumulasi nilai saham yang dia beli sejak tahun 1935 senilai USD 180. Setiap keuntungan dia investasikan lagi hingga mencapai jumlah itu. Dengan uang itu, Groner akan membantu sekitar 1.300 mahasiswa menempuh praktik magang dan studi lanjutan di luar negeri. Selain uang, Groner juga mewariskan rumahnya untuk ditempati peraih beasiswa.


Keywords: dermawan, giving

Posted by Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

June 28, 2009

tuk liat foto2 personal warga 383, silakan klik link berikut:

http://www.teladan.org/teladan83/files/16

 

-zachri

Keywords: 383, teladan83

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

June 15, 2009

From: emhate
Date: 2009/6/13
Subject: [teladan83] Re: Satu lagi rekan kita sudah manduhului....
To: teladan83@googlegroups.com


DJok,satu lg teman kita yg sdh mndhlui yaitu Alm. Chaidir Rasyid klo gak salah di 3 IPS 7,aktif di Rohis SMA ( Bung A'an mgkn msh inget??) & terkhr di FH-UI bareng ama mirza karim; smg Alm.diterima ditempat yg layak disisiNYA ,amin yaa rabb....

Salam,

Thamrin

 

================

 

From: Djoko Pramono
Date: 2009/6/13
Subject: [teladan83] Re: Satu lagi rekan kita sudah manduhului....
To: teladan83@googlegroups.com


Iyeee.....kls 3 gue sekelas, tapi semenjak lulus tahun 83, gue gak pernah ketemu.....Semoga Almarhum Diampuni Segala Dosa2nya, Dilapangkan Kuburnya n Diterima Disisi Allah SWT, Amin Salam,

Djoko Pramono

===============

 

From: MUHAMMAD ANSHARY
Date: 2009/6/15
Subject: [teladan83] Re: Satu lagi rekan kita sudah manduhului....
To: teladan83@googlegroups.com, emhate64@yahoo.co.id

Assalaamu 'alaikum wr wb bung Thamrin dan metenmeten kedet,
 
In memorium, sahabat kita almarhum H Chaidir Rasyid.....
 
Betul, almarhum teman kita Chaidir Rasyid sudah mendahului kita beberapa tahun yang lalu. Maaf saya lupa tepatnya, saat teman kita wafat, bung Mirza Karim sempat menginformasikan kepada saya. Menurutnya almarhum sempat menderita penyakit kanker otak (...???) beberapa tahun, sempat dirawat secara medis maupun tradisional. Memang betul, almarhum dengan kami (saya, Kukuh, Omat, Mirza, Thamrin, Abah Nandang, Era, dll maaf lupa) sempat deket di Rohis SMA, sejak kami ikutan pesantren kilat SMA 3 angkatan pertama 1981/82, termasuk kolonel Atok juga ikutan...(Camelia, Taufik kribo, Jamal, Nana/Ratna, Adhyrusman/Uman, dll lupa lagi)... dalam angkatan berikutnya, maka para alumni menjadi mentor/instruktur di pesantren kilat selanjutnya, termasuk almarhum adalah mentor/instruktur favorit karena ilmunya yang dalem dan membawakannya dengan santai dan jenaka dengan logat betawi yang kental.. saya ingat almarhum juga sering mengisi sebagai khatib/imam pada sholat Jumat di musholla SMA 3, dikarenakan almarhum juga adalah 'jebolan' pesantren/madrasah di betawi.....
 
Terakhir saya bertemu dengan almarhum, saat FEUI mengadakan pesantren kilat/ISTI (integrasi study tentang Islam) angkatan 6 (awal 1987), yang pesertanya dari seluruh UI. Kebetulan saya sudah menjadi mentor/instruktur dalam pesantren tsb. Bung Mirza dan juga almarhum Chaidir Rasyid adalah sahabat karib saya (kami sering saling berkunjung kerumah masing2). Mereka berdua dengan sengaja ingin berkunjung ketempat pesantren kilat kami di komplek villa di leuwi malang, cisarua (memang kadang2 dari kampus lain ingin melihat, seperti sahabat dari FHUI ini). Semalaman kami bertiga berceloteh sampai pagi/shubuh...padahal cuman beralaskan tikar di ruang serba guna...sambil tidur2an or guling2an bersenda gurau... slalu saja ada 'joke' segar dari almarhum tentang kita...
 
Teringat kenangan manis kami saat aktif id musholla sma 3 (moslem society)..setiap pulang sekolah "ba'da sholat Dhuhur" selalu bersenda gurau dan bercengkrama akrab dengan sesama jamaah musholla, sambil membersihkan dan membereskan musholla sebelum pulang sekolah.... kadang kami bertemu di pengajian rutin bulanan dari rumah ke rumah... yang sering dipakai rumahnya bung Mirza di jl. malang (yang akhirnya ada hubungan sodara dengan istri saya...)... dan juga di rumahnya mami cia (mamanya mba Linda, 3-84, di manggarai, alumni IPB)....
 
Saat mendengar berita duka dari bung Mirza tentang almarhum Chaidir Rasyid, saya sangat terkejut dan sedih kehilangan teman karib yang sangat sholeh dan baik.
Insya Allah segala dosanya diampuni Allah swt, segala amal ibadah dan kebaikannya diterima Allah swt, amin rabbal alamin.
 
Waduh kepanjangan nich...sudah rindu dengan A4/A3 nya...
 
Terima kasih yang mau membacanya......
 
Wassalam,
MA

 

 

Keywords: Chaidir Rasyid, in memoriam

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

From: Thamrin Mahesarani
Sent: Saturday, June 13, 2009 7:39:24 PM
Subject: [teladan83] Satu lagi rekan kita sudah manduhului....

Oom Momod, saya barusan dapet kabar dari Charly Hernoto, temen sekelas saya di 3 ips 3, bahwa satu temen sekelas saya yang bernama Listy Cahyani, telah meninggal dunia setahun silam karena kanker.
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun. Semoga Tuhan mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di tempat yang baik di sisi-Nya.

==================

 Dari: Didie Pribadi
Kepada: teladan83@googlegroups.com
Terkirim: Minggu, 14 Juni, 2009 02:51:55
Topik: [teladan83] Kenangan Sahabatku Alm. Listi Cahyani ....

Buat Alm. Listi Cahyani ...
Maafkan saya, karena tidak bisa memenuhi keinginanmu untuk bertemu beberapa hari sebelum kau kembali kepadaNYA ...
Ya Allah, terima kasih KAU telah berikan sahabat sepertinya, hapuskanlah segala dosa-dosanya, tempatkanlah sahabatku di SurgaMU yang tertinggi, berikanlah ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkannya. Amien.
Red. 
Suatu hari Alm. Listi Cahyani tlp saya (baru dapat no. tlp saya) & dia senang sekali bisa bicara kepada saya saat itu....
Dia minta saya bisa sediakan waktu untuk bisa bertemu & makan siang bersamanya di suatu tempat yang tidak jauh dari kantornya di BEJ Sudirman.
Namun, saat itu karena kesibukan saya, saya belum bisa memenuhi keiinginannya ....
Sampai saya mendapat khabar 2 minggu kemudian beliau sudah dipanggil Yang Maha Kuasa.
Semoga pada saatnya nanti kita semua dapat berkumpul di surgaNYA yang tertinggi ..... Amien.
 

Best regards,

Didie Pribadi

 

 ========================

 From: Djoko Pramono
Date: 2009/6/13
Subject: [teladan83] Re: Satu lagi rekan kita sudah manduhului....
To: teladan83@googlegroups.com


Innalilahi Wa innalilahi Rojiun.....Listy pernah sekelas di kelas satu......dan gue pernah ketemu Almarhumah di Setiabudi Bld, die dulu kantornya di Oil Company disitu, Almarhum Baik Banget, gak pernah marah, selalu bantu, gue nyesel banget, setelah ketemu di SB Bld gak pernah kontak lagi ......Semoga Listy Diampuni segala dosa2nya, Dilapangkan Kuburnya n Diterima Disisi Allah SWT.....Amin Salam,

Djoko Pramono

==============

 

Keywords: in memoriam, Listy Cahyani

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

June 11, 2009

Dear friends,

Ada yang ingat dengan Bowo Sutrisno (IPA)? Dulu rumahnya di Jl Kawi, sebelah rumahku. Dia sudah meninggal Februari 2007, karena gagal ginjal, anaknya baru 1.  Terakhir dia bekerja di kota Gresik.

Demikian sekilas info ttg almarhum Bowo... Mungkin pak Marbot perlu mencatat daftar alumni yg sudah meninggal juga. Trims.

Salam,
Vinia

Keywords: Bowo Sutrisno, in memoriam

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

October 05, 2008

Koran Teladan dulu memang namanya TULIP.

Gue kebetulan aktif di Tulip.
Asal namannya dari lambang SMA 3, bunga tulip. Lalu kita cocokin jadi singkatan TULIsan Pelajar.

Guru Matematika (Pak Sri) dulu kalo nggak salah malah nyebutnya TUlisan ILmiah Pelajar. Walaupun nggak semua artikelnya berisi ilmiah.

Ada lagi plesetannya TULIP, yaitu dibanTUin aLIP. Alip itu Syarif yang sekarang di Singapore (dulu rumahnya di daerah Tebet). Atas bantuan Alip kita minta dukungan ke bokapnya Alip waktu itu yang jabat Dirjen Pers dan Grafika. Akhirnya kita bisa pake fasilitas Suara Karya yang didaerah Bangka itu sebagai dapur setting dan cetakan.

Nggak nyangka aja, waktu rencanain ukurannya kran Tulip kita nggak mau sebesar koran yang biasanya. Masalahnya emang kita nggak bisa ngisi artikelnya kalo ukuran segede itu. Apa yang terjadi sekarang adalah, ukuran koran ini menjadi bentuk yang sekarang dikenal sebagai Tabloid.

Emang kita-kita itu punya visi jauh ke depan... Mantav, nggak tuh....

Mas Junaedi Siswo kontributor juga di Tulip, ada satu lagi temen cewe yang juga penulis, gue lupa namanya, dia langganan ngisi Cerpen di majalah Gadis. Agar yang bersangkutan mengaku aja deh.

Ilhamsjah Jenie juga bantu banyak, memfasilitasi kita ke Jurnalis Senior Tempo Tuti Kakialatu.
Ery Fuad (apa kabar ya dia sekarang) juga team Tulip. Ada lagi rekan yang banyak bantu Tulip, yaitu Iken Retnowulan (apa kabar juga ya Iken?).

Begitu deh sekilas info Tulip. Djoko, mungkin lu bisa nambahin flash-back Tulip.

Mamo

Keywords: tulip

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 2 comment(s)

October 04, 2008

Berikut ini posting di milis TELADAN83 yg berkenaan dengan siapa dikelas mana?

Silakan isi komentar jika ingin menambahkan.

Keywords: kelas

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 12 comment(s)

September 25, 2008

Apa yang kita alami demi teman kadang melelahkan dan menjengkelkan,tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang. Seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman. Suka dan duka,dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan,dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengantujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apaadanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulahkita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan danmewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egois.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal yang sering menjadi penghancur persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidak setiaan.

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

DALAM MASA KEJAYAAN, TEMAN-TEMAN MENGENAL KITA.
DALAM KESENGSARAAN, KITA MENGENAL TEMAN-TEMAN KITA.

Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda? Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai? Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan? Merekalah sahabat-sahabat anda. Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.

 

Keywords: friend, friendship, persahabatan, sahabat, teman

Posted by Zachri B. Kumoring | 2 comment(s)

July 28, 2008

Inna lillahi wa innailayhi roji'un ....
Telah berpulang ke rakhmatullah alm.Bpk. Wardoyo, ayahanda dari rekan kita Santo.
Pada hari ini, Minggu 27 Juli 2008, pkl. 03.50 wwib di kediaman Jl.Damarsari no.1 Jatipadang, Jaksel.
Jenazah akan dikebumikan, hari ini ba'da dzuhur di TMP Kalibata.

Turut berduka cita,....smoga Almarhum mendapat tempat di sisiNYA, sesuai amal ibadahnya.
Keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran.  Amin

- TELADAN83

Keywords: berita duka, santo, wardoyo

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 0 comment(s)

June 07, 2008

Tidak terasa…
Seperempat abad kita meninggalkan SMA 3 Jakarta,
Sejak itu, kita membentuk orbit masing-masing
Kadang bertemu karena beredar dalam orbit berdekatan,
Tapi lebih banyak yang tidak…

Sabtu 7 Juni 2008,
50 orang (versi buku tamu) dari sekitar 850 alumni 1983 bertemu.

Teman,

Dari silaturahmi ini,
Kita saling mengetahui tentang profesi teman-teman kita saat ini,
Jika ada ingin umroh atau haji silakan hubungi Herman, Hadi, atau Devi.
Jika ada yg ingin membangun rumah silakan hubungi Ego, Gawan atau Onza
Jika ada yg ingin berinvestasi bisa hubungi Aal
Jika ada yg kerepotan urusan pajak bisa hubungi Eka.
Jika ada yg mulai stress akut bisa segera hubungi Silaban,
Jika mau pesen kue silakan hubungi Atiek,
Jika mau ngawinin anak jangan lupa hubungi Yayek,
Saking banyaknya, semua urusan bisa dihandel oleh teman-teman kita.

Dari silaturahmi ini juga tercetus wacana untuk,
Membuat buku “Aku & Sekolahku” yang diusulkan oleh Gawan.
Membantu dana pembangunan SMA 3 Jakarta yang diusulkan oleh Cheppy.
Mengadakan “Family Gathering” yang diusulkan oleh Aal,
Membentuk organisasi TELADAN83 yang diusulkan oleh Ricky.

Apakah wacana-wacana diatas bisa direalisasikan?
Itu tergantung dari kita semua,
Jika kita kompak dan serius mewujudkannya, Insya Allah bisa.

Demikian dari gw, silakan tambahin dan timpalin..

Viva Teladan!!!
Zachri
*Mendadak MC*

Keywords: silaturahmi

Posted by Teladan 83 - Zachri B. Kumoring | 1 comment(s)