Log on:
Powered by Elgg

Rohis :: Blog

January 07, 2011

Ya Allah
yang memiliki rahmat,
berkahilah kami hidup
manfaat, tetap ikat dg
iman
takwa yg taat, kuatkan dalam
kesabaran, penuhi hati
keikhlasan,
mampukanlah
dengan maunah,
luruskanla dg inayah, sucikanlah
dg
maghfirah, angkatlah dg
karamah, sehatkanlah
dg
afiah, bimbinglah dg iradah,
dekaplah dlm keridlaan,
dan
akhir hidup
husnulkhatimah...amin

Keywords: doa

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

November 08, 2010

As, my dear...salah satu identitas muslim adalah menepati janji dan janji itu hutang yang wajib dibayar sesuai dg ayat 5.1 Hai orang-orang yang beriman, penuhilah perjanjian mencakup: janji prasetia hamba kepada Allah dan Perjanjian yang dibuat oleh manusia dalam pergaulan sesamanya.].

Keywords: janji

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

November 03, 2010

Berimanlah kamu kepada
Allah dan Rasul- Nya dan
nafkahkanlah sebagian
dari hartamu yang Allah
telah menjadikan kamu
menguasainya (penguasaan yang bukan
secara mutlak. Hak milik
hakikatnya adalah
pada Allah.).
Maka orang-orang yang
beriman di antara kamu
dan menafkahkan
(sebagian) dari hartanya
memperoleh pahala yang
besar.

Manusia
menafkahkan hartanya itu
haruslah menurut hukum-
hukum yang telah
disyariatkan Allah.
Karena itu tidaklah boleh
kikir dan boros. Surah: Al-
Hadiid - Ayat: 7 (yaitu) orang-
orang yang kikir dan
menyuruh manusia
berbuat kikir. Dan
barangsiapa yang
berpaling (dari perintah-
perintah Allah) maka
sesungguhnya Allah Dia-
lah Yang Maha Kaya lagi
Maha Terpuji. Surah: Al-
Hadiid - Ayat: 24.
Syaitan menjanjikan
(menakut- nakuti) kamu
dengan kemiskinan dan
menyuruh kamu berbuat
kejahatan (kikir); sedang
Allah menjadikan
untukmu ampunan
daripada-Nya dan karunia
[Balasan yang lebih baik
dari apa yang dikerjakan
sewaktu di dunia. Surah:
Al-Baqarah - Ayat: 268.
Dan Allah Maha
Luas (karunia-Nya) lagi
Maha Mengatahui.
(yaitu)
orang-orang yang kikir,
dan menyuruh orang lain
berbuat kikir, dan
menyembunyikan karunia
Allah (
menyembunyikan karunia
Allah berarti tidak
mensyukuri ni'mat Allah) yang telah
diberikan-Nya kepada
mereka. Dan Kami telah
menyediakan untuk
orang-orang kafir [mengingkari terhadap ni'mat Allah,
ialah karena kikir,
menyuruh orang lain
berbuat kikir.
]
siksa yang menghinakan.

Keywords: Syukur

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

October 31, 2010

As, my dear...bukanlah darah atau daging hewan qurban yang sampe dan diterima Allah dari pengorbanan kita, tetapi kemurnian niat dan ketaatan kita serta ikhlas semata mata mengharap keridlaan Allah Swt, sehingga pahala kebaikannya sebanyak bulu hewan yang dikurbankan...berapa jumlahnya apa sudah ada yang menghitung bulunya, sejumlah itulah pahala bagi yang kurban

Keywords: Kurban

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

October 26, 2010

As, my dear... Indonesia berduka mengalami berbagai bencana dan musibah melanda spt bencana moral, gempa mentawai, badai taupan, meletus gunung merapi, kebakaran utan, kebanjiran melanda, wabah penyakit menimpa... tidak sedikit membawa korban, kami ikut prihatin dan mendoakan terhadap saudara kita yang terkena musibah ini, semoga tetap tabah dan istiqamah dalam ibadah sehingga musibah menjadi hikmah bagi kita semua dapat merenungkan apakah musibah ini ujian, peringatan atau siksaan? Masing2 Hati sanubari mentemen dapat menjawab masalah ini

Keywords: Korban

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

??? ???? ?????? ??????
?????????? ????? ????? ???? ??????????
MENSYUKURI NIKMAT ATAU MAU DILAKNAT
Situasi dan kondisi (kesibukan) manusia menyita waktu, pikiran dan tenaga sehingga terabaikan, menjadi lupa terhadap fungsi dan tugasnya, maka perlu ada yang mengajak dan mengingatkan untuk kembali kepada eksistensinya. Sebagian dapat menerima dan menyambut ajakan tersebut bahkan merasa senang dan berterimakasih sebab secara tidak langsung memberikan peluang dan kesempatan kepada mereka untuk meraih kasih sayang Allah.
Namun Ada sebagian umat yang menganggap ajakan itu akan menghambat kemajuan dan membawa kerugian, tidak menguntungkan. Sekali-kali tidak justru ajakan ini agar manusia mendapatkan keberuntungan. Umur yang dipakai kesibukan tidak bisa mencegah kematian dan Harta yang kita konsumsi pasti akan mengalami nisbi dan tidak akan bertambah hoki, kecuali yang dapat kita bagi kepada dhuafa dengan lillah, semata untuk mendapatkan keridhaan yang widi.
(107:1-4) Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
Berkaitan ibadah memang yang baik sukarela, tanpa harus dibujuk dan diajak dengan senang hati adalah niat ikhlas lillahi tala, Alhamdulillah bila sudah kita laksanakan seperti diKatakan “Inna salati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi rabbil alamin” dalam surat (6:162): sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Namun ada yang dalam kenyataan “inna salati wa suzuki, wa yamaha, sumpah mati bila lom ngalamin”. (4:125). Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.
Bicara takdir wajib kita imani, adalah suatu peristiwa yang sudah terjadi, sedangkan yang sedang berjalan adalah suatu proses yang disebut ketentuan yang harus diikuti atau aturan yang harus kita penuhi…(Alquran itu bertugas untuk memberikan kabar gembira, seruan, ancaman, dan peringatan bukan hanya petunjuk saja, tetapi sekaligus memberi pembeda dan ultimatum…bukan berarti sudah ibadah lantas masuk Surga…bisa saja masuk Neraka, kalau tidak memenuhi syarat, rukun dan kaifiatnya….artinya ada ketentuan, demikian pula yang kita bahas…bila bersyukur menjadi makmur dan bila kufur (berpaling=tidak bersyukur) bisa saja jadi hancur lebur… (ini kan bala bencana…)
Persis seperti yang diutarakan bahwa keburukan sekecil apapun pasti dapat ganjaran sebagaimana dalam surat (99:7). Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (99:8). Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. Maka Allah menjelaskan dalam Firman-firmannya yang berkaitan dengan kondisi bersyukur atau kufur (mengingkari), yaitu:
(108:1). Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. (begitu luas dan buanyaknya nikmat yang Allah anugrahkan kepada kita hingga tidak terhitung jumlahnya. (16:18). Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, (14:34). Dan dia Telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). (10:1) Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. (78:1) Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur).
Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. Maka wajarlah sebagai manusia yang peka dan memeiliki perasaan dikasihani dan disayang Allah sehingga wajiblah berterimaksih (bersyukur) dengan beribadah termasuk mengeluarkan sedekah dan Qurban, sebagai pengorbanan atau upaya pendekatan untuk senantiasa dicintai dan disayangi Allah…
2. Maka Dirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berkorbanlah [yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan qurban dan mensyukuri nikmat Allah.. (14:7). Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Tabi'at manusia itu tidak mau melepaskan sebahagian haknya kepada orang lain dengan seikhlas hatinya, maka (7:147) Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui. Allah mensyukuri hamba-hamba-Nya: memberi pahala terhadap amal-amal hamba-hamba-Nya, memaafkan kesalahannya, menambah nikmat-Nya.), dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (inilah siksaa)
(53:1) Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, artinya Allah tidak mencabut nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada sesuatu kaum, selama kaum itu tetap taat dan bersyukur kepada Allah.
(41:7) Jika kamu kafir (berpaling) (57:24) (yaitu) orang-

Keywords: Kurban

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

October 24, 2010

Darussalam, menerima dan menyalurkan hewan Qurban. Bila mentemen berminat membantu mereka yang benar2 belum tentu mendapat daging setahun sekali. Jadi sangat2 dibutuhkan mumpung masih ada kesempatan berkurban. Qurban dapat menjadikan dinding keselamatan seseorang dari Korban Musibah. Semoga Allah memberkati kita semua amin. Was...

Keywords: Qurban

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

October 23, 2010

As, my dear...orang jadul mau selamat, terhindar dari bala musibah dan mau aman harta kekayaanya maka mereka mengadakan tumbal atau sesajen, berbeda dengan mukmin mau aman dan selamat mengadakan qurban (pendekatan) sebagai perwujudan syukur kepada Allah atas limpahan berbagai nikmat karuniaNYA yang luas. Jadi Nikmat manakah yang kita dustakan?

Keywords: Qurban

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

October 20, 2010

Bila manusia dilanda Cinta, apapun akan dilakukan, demi mencapainya meski berbagai rintangan menghadang tetap akan diperjuangkan tak peduli gelap, hujan, badai, taupan akan diterjang dengan gigih sekuat tenaga tidak kenal lelah dan lapar, siang malam menggapainya meski tidak punya uang tetap berjuang walau celana panjang harus digadaikan itulah pendekatan rela berkorban (pdkt=berkurban), bagaimana mentemen

Keywords: Kurban

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

As, my dear...Rakyat kecil mencuri dihukum, pejabat maling dilindungi, karna negara kita bukan negara agama tapi negara hukum. Hukum Negara disebut hukum positif berarti hukum Agama disebut hukum negatif pantesan negara tidak pakai hukum agama, makanya hukum yang ada adalah hukum rimba, terbukti keadilan berpihak kepada beruang, apa kata dunia? Jadi rakyat harus bayar pajak buat pejabat yang bejat

Keywords: Hukum

Posted by MisbaH | 0 comment(s)

<< Back Next >>